Bocoran Simpananku

Simply Grow Up

Telepon Aneh #2

with 4 comments

mungkin lebih tepat kalo judulnya kuganti Penelepon yang aneh. Dan untuk kesekian kalinya, track record telepon penelepon aneh ku bertambah. kali ini terjadi ketika aku ngobrol di ruang tamu siang hari.

drrrt… drrrt… drrrt… drrrt… hapeku bergetar.

“Halo assalamualaikum”, sapaku

“halo, ini dengan siapa?”

penelpon kok malah tanya

“Halo, dengan siapa saya bicara?”, aku gak mau ngalah

“Nomornya mas ada di handphone saya”, logat asing bermunculan.

“Maaf pak, yang kemaren itu saya yang miscall. saya dapat nomer bapak karena nomer bapak yang miscall duluan.”, jawabku tetep nggak mau kalah.

“oh gitu, mungkin mas yang nyasar telepon”, bapaknya membacakan pledoi P

“nggak pak, saya dapat nomer bapak, karena dapat miscall dari nomer ini. Maaf kalau memang salah sambung”, suaraku sedikit kukeraskan.

“Oh mas nya ini darimana?”

“saya di Malang pak. Bapak sendiri darimana?”, males memperkenalkan diri.

“di jawa ya? saya dari Timika”

ha? timika? Papua donk.. kok bisa ya? sejauh itu??

hening

“Mungkin telepon nyasar, maaf ya?”, bapaknya ngalah

“iya mungkin pak, nyasar. saya juga minta maaf pak ya.”

“iya sama-sama.”

klik.

telepon ku tutup, masih dengan perasaan kaget. kok bisa ya, nelpon nyasar? Nggak tanggung-tanggung nih, nomer telepon ku bisa nyasar sampai papua. dari langsa pernah, yang berlogat ngapak-ngapak pernah, kali ini dari pulau mutiara hitam. gakpapalah keren juga kok P . Gak salah aku memilih operator telepon seluler, menjangkau seluruh nusantara euy. D

So, who’ll be the next?

Written by bn03

January 18, 2009 at 5:39 am

Posted in Ceritaku

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. hallo…hallo…

    *salah sambung ya..
    hueheuehehe

    lumansupra

    January 18, 2009 at 9:50 am

  2. maaf pak salah sambung.. yang bapak telpon AGHUS PAk…

    roemly

    January 19, 2009 at 1:27 am

  3. agus agus, agus………! kikikiki

    ria manies

    January 19, 2009 at 2:30 am

  4. pernah pas ditelpon teman (dia di bawah kosku), sama2 angkat telpon tapi ternyata kami berbicara dengan orang ketiga, ibu2, jadi ngobrolnya 3 orang, hih kok bisa ya?? ga kalah aneh ini

    ristanait

    January 22, 2009 at 6:38 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: