Bocoran Simpananku

Simply Grow Up

Trims ya Ling?!

with 3 comments

Tadi pagi sekitar jam 2.45, Jumat 23 Nopember 2007 aku dikejutkan teriakan adikku. “Mas.. bangun mas, gelombang cintanya hilang dicuri maling”. Aku yang setengah sadar dari tidur, bingung. sejenak aku menunggu diriku bener-bener on. lantas aku pergi ke teras, ternyata di sana sudah ada ortu n orang kampung pada rame. aku lihat sekilas di sekitar, ternyata tanaman yang harganya sedang meroket amblas tinggal potnya. Memang, tanaman ini mahalnya bukan main. Enggak tau kenapa, yang pasti menurut hukum ekonomi, permintaan konsumen lebih banyak daripada jumlah barang sehingga menaikkan nilai jual barang tersebut. Tanaman Bapakku ini beberapa kali di tawar orang, mulai 2, 5 hingga 15 juta. Bahkan ada seseorang dari Jember berani menawar dengan harga hingga 2x harga sepeda motor yamaha MIO tapi nggak dikasih sama bapakku. Dulu sebelum booming, bapakku beli gelcin sekitar 600 ribu, tapi ngaku ke ibuk n orang-orang kampung cuman 30 ribu. Mungkin klo ngaku bakal geger lagi.
Back to the Story.

Beberapa saat kemudian, ibukku membawa karung berisi sesuatu. “itu apa buk?”,tanyaku penasaran. “Ini kembang kita yang dicuri orang,tadi malingnya ketakutan karena ada warga yang teriak”. aku lihat kondisi tanamannya pun mengenaskan, terlihat akar yang berserakan. pot tanamannya pun bolong di tengah. Alhamdulillah, tongkol bibitnya dan daunnya yang sepanjang dan selebar itu nggak patah.

Memang, beberapa bulan terakhir pencurian gelombang cinta di daerah ku sedang marak. modusnya, maling mencabut tanaman langsung dari pot karena media tanaman ini bukan tanah, melainkan pakis dan pupuk-pupuk yang lain. Jadi mudah untuk dicabut. Bulan yang lalu, tetanggaku di sebelah timur kehilangan 18 tanaman kayak gini.

Kali ini, kampungku rame lagi. tetanggaku belakang rumah yang habis dari pasar teriak, soalnya ada 2 orang aneh duduk di gang sebelah rumahku, dan 2 orang lagi meloncat pagar. Kesaksian tetanggaku, para maling itu sudah menggondol, dan tinggal bawa kabur tanaman. Setelah mendengar teriakan, para maling langsung ngelempar gelcin begitu saja dan kabur bawa motor. 2 orang ke timur dan 2 orang lagi ke barat.

Alhamdulillah, gak jadi kemalingan. Kali ini bapakku yang kena sindiran habis-habisan ma ibuk,aku n adek. Dari dulu kembangnya gak dimasukkin ke rumah. Repot kan jadinya. Masak masukin ke rumah harus dicuri maling dulu, kelalakarku sambil ketawa. Ibuk pun juga tertawa haru. Mungkin ini doanya maling, sapa tahu tangan si Maling mengandung pupuk organik, jadi tanaman kita cepet keluar bibitnya, trus ketika si Maling nyuri, mereka pilih malem biar ngingetin Siskamling lebih ketat lagi sambil ngingetin sholat malam, lanjutku. Semua pada senyum..

Batinku, kena musibah kok malah senyam-senyum.🙂 alhamdulillah ya Allah, engkau masih memberikan petunjuk,rahmat dan hidayah-Mu pada ku dan keluargaku. Jauhkanlah kami dari segala kekufuran akan nikmat-Mu. Amin Ya Robbal Alamin…
Alhamdulillahirobbilalamin……………

Written by bn03

November 23, 2007 at 3:37 am

Posted in Ceritaku

3 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. tak kiro crito wong cino jenenge ling ling

    tia

    November 28, 2007 at 7:32 am

  2. ternyata judulku bener-bener manjur, bikin orang penasaran baca postinganku, meskipun cuma satu yang ngasih koment, yang mbaca brapa y??
    😛

    bn03

    November 29, 2007 at 8:20 am

  3. wah gelombang cinta nang omah ku yo dicolong😦😀

    fatto

    January 4, 2008 at 4:04 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: